Tante Ketagihan Sex Saat Ditinggal Suami Pergi

Jumat, September 29th, 2017 - Cerita Ngentot
ITIL Service Management

Cerita Sex Bergambar – Kumpulan cerita dewasa, cerita mesum hot, cerita terbaru berjudul Tante Ketagihan Sex Saat Ditinggal Suami Pergi. simak terus kelanjutan kisahnya, karena disini akan selalu ada bacaan cerita sex terbaru, cerita mesum ABG, cerita ngentot janda, cerita seks tante hot, cerita bokep cewek bugil, cerita panas seru terbaik dan menarik yang selalu update untuk kamu baca dalam cerita seks dewasa bergambar berikut ini. selamat menikmati.

Tante Ketagihan Sex Saat Ditinggal Suami Pergi

Tante Ketagihan Sex Saat Ditinggal Suami Pergi

Kali ini aku akan ceritakan pengalamanku dengan Tante Mona di kamarnya ketika suaminya sedang pergi tugas dinas luar pulau untuk 5 hari. Hari Senin pagi, aku memacu motorku ke rumah Tante Mona. Setelah perjalanan 15 menit, aku sampe di rumahnya. Langsung aku parkir motor di teras rumah. Sepertinya Dina dan Fitry masih belum berangkat sekolah, begitu juga Tante Mona belum berangkat kerja.

Dina dan Fitry. Dina udah kelas dua SMA dengan tubuh yang langsing, toket 36B dan tinggi 167. Sedangkn Fitry mempunyai tubuh agak bongsor untuk gadis SMP kelas tiga, tinggi 170 dan toket 36. Setiap aku berada di rumah Tante Mona aku merasa seperti berada di sebuah cafe. Tiga wanita cantik dan seksi yang suka memakai baju2 transparan kalau di rumah.

“Met pagi semua” aku ucapkn sapaan seperti biasanya.
“Pagi, Mas Iman. Lho kok masih kusut wajahnya, pasti baru bangun ya?” Fitry membalas sapaanku.
“Iya nih kesiangan” aku jawab sekenanya sambil masuk ke ruang keluarga.
“Ir, kmu antar Dina dan Fitry ke sekolah ya. Tante blum mandi nih. Kunci mobil ada di tempat biasanya tuh.
” Dari dapur Tante menyuruh aku.
“OK Tante” jawabku singkat.
“Ayo duo cewek paling manja sedunia.
” celetukku sambil masuk ke mobil. Iya lho, Dina dan Fitry
memang cewek yang manja, kalau pergi selalu minta diantar.
“Daag Mas Iman, nanti pulangnya dijemput ya.” Lalu Dina menghilang dibalik pagar sekolahan.
Selesai udah tugasku mengantar untuk hari ini. Kupacu mobil ke rumah Tante Mona.
Setelah parkir mobil aku langsung menuju meja makn, lalu mengambil porsi tukng dan melahapnya.

Tante Mona masih mandi, terdengar suara guyuran air agak keras. Lalu hening lama, setelah lebih kurang lima menit tidak terdengar gemericik air aku mulai curiga dan aku hentikan makanku. Setelah menaruh piring di dapur., aku menuju ke pintu kamar mandi, sasaranku adalah lubang kunci yang memang udah tidak ada kuncinya. aku matikn lampu ruang tempatku berdiri, lalu aku mulai mendekatkn mataku ke lubang kunci. Di depanku terpampang pemandangan alam yang indah sekali, tubuh mulus dan putih Tante Mona tnpa ada sehelai benang yang menutupi terlihat agak mengkilat akibat efek cahaya yang mengenai air di kulitnya.

Ternyata Tante Mona sedang masturbasi, tngan kanannya dengan lembut digosok2kn ke memeknya. Sedangkn tngan kiri mengelus elus toketnya bergantian kiri dan kanan. Terdengar suara desahan lirih, “EEhhmm, ohh, arhh”. Kulihat Tanteku melentingkan tubuhnya ke belakng, sambil tangan kanannya semakin kencang ditancapkn ke memek.
Rupanya Tante Mona ini udah mencapai orgasmenya. Lalu dia berbalik dan mengguyurkan air ke tubuhnya. aku langsung pergi ke ruang keluarga dan menyalakn TV.
aku tepis pikiran2 jorok di otakku, tapi tidak bisa. Tubuh molek Tante Mona, membuatku tergila2. aku jadi membayangkan Tante Mona ngentot denganku.

“Lho Ir, kmu lagi apa tuh kok tnganmu dimasukkn celana gitu. Hayo kmu lagi ngebayangin siapa? Nanti aku bilang ke ibu kmu lho.” Tiba2 suara Tante Mona mengagetkn aku.
“kmu ini pagi2 udah begitu. Mbok ya nanti mlem saja, kn enak ada lawannya.” Celetuk Tante Mona sambil masuk kmar. aku agak kaget juga dia ngomong seperti itu. Tapi aku menganggap itu cuma sekedar guyonan.
Setelah Tante Mona berangkat kerja, aku sendirian di rumahnya yang sepi ini. krna masih ngantuk aku ganti celanaku dengan sarung lalu masuk kmar Tante dan langsung tidur.

“EEhhmm.. geli ah” aku terbangun dan terkejut, krna Tante Mona udah berbaring di sebelahku sambil tngannya memegang kontol dari luar sarung.
“Waduh, maafin Tante ya. Tante bikin kmu terbangun.” Kata Tante sambil dengan pelan melepaskn pegangannya yang telah membuat kontol menegang 90{84d14f2f957a608d012008fe2f09ba1ed359e66f0b284995dbb807f17be99765}.
“Tante minta ijin ke atasan untuk tidak masuk hari ini dan besok, dengan alasan sakit. Setelah ambil obat dari apotik, Tante pulang.” Begitu alasan Tante ketika aku tnya kenapa dia tidak masuk kerja.

“Waktu Tante masuk kmar, Tante lihat kmu lagi tidur di kasur Tante, dan sarung kmu tersingkap sehingga celana dalam kmu terlihat. Tante jadi terangsang dan pingin pegang punya kmu. EEhhmm, gedhe juga ya kontol mu”
Tante terus saja nyerocos untuk menjelaskn kelakuannya.
“udahlah Tante, gak pa pa kok. Lagian Iman tahu kok kalau Tante tadi pagi masturbasi di kmar mandi” celetukku sekenanya.
“Lho, jadi kmu..” Tante kaget dengan mimik setengah marah.

“Iya, tadi Iman ngintip Tante mandi. Maaf ya. Tante gak marah kn?” agak takut juga aku kalau dia marah. Tante diam saja dan suasana jadi hening selama lebih kurang 10 menit. Sepertinya ada gejolak di hati Tante. Lalu Tante bangkit dan membuka lemari pakaian, dengan tiba2 dia melepas blaser dan mengurai rambutnya. Diikuti dengan lepasnya baju tipis putih, sehingga krang terpampang tubuh Tante yang toples sedang membelakngiku. aku tetap terpaku di tempat tidur, sambil memegang tonjolan kontol di sarungku. BH warna hitam juga terlepas, lalu Tante berbalik menghadap aku. aku jadi salah tingkah.

“aku tahu kmu udah lama pingin menyentuh ini..” dengan lembut Tante berkata sambil memegang kedua bukit kembarnya.
“Emm.., ngak kok Tante. Maafin Iman ya.” aku semakin salah tingkah.
“Lho kok jadi munafik gitu, sejak kapan?” tnya Tanteku dengan mimik keheranan.
“Maksud Iman, ngak salahkn kalau Iman pingin pegang ini..!” Sambil aku tarik bahu Tante ke tempat tidur, sehingga Tante terjatuh di atas tubuhku. Langsung aku kecup toketnya bergantian kiri dan kanan.
“Eh, nakal juga kmu ya.. ihh geli Ir.” Tante Mona merengek perlahan.
“EEhhmm..sssstttt” Tante semakin keras mendesah ketika tnganku mulai meraba kakinya dari lutut menuju ke selangkngannya. Rok yang menjadi penghalang, dengan cepatnya aku buka dan krang tinggal Clana Dalam yang menutupi gundukn lembab. krang posisi kami berbalik, aku berada di atas tubuh Tante Mona.

cerita ngentot ~ tngan kiriku semakin berani meraba gundukn yang aku rasakn semakin lembab. Ciuman tetap kami lakukn dibarengi dengan rabaan di setiap cm bagian tubuh. sampe akhirnya tngan Tante masuk ke sela-sela celana dan berhenti di tonjolan yang keras.
“EEhhmm, boleh juga nih. Sepertinya lebih besar dari punyanya om kmu deh.” Tante mengagumi kontol yang blum pernah dilihatnya.

“Ya udah dibuka saja Tante.” pintaku.
Lalu Tante melepas celanaku, dan ketika tinggal Clana Dalam yang menempel, Tante terbelalak dan
tersenyum.
“Wah, rupanya Tante punya kontol lain yang lebih gedhe.” Gila Tante Mona ini, padahal kontol-ku blum besar maksimal krna terhalang Clana Dalam. Aksi meremas dan menjilat terus kami lakukn sampe akhirnya tnpa aku sadari, ada hembusan nafas diselangknganku. Dan aktifitas Tante terhenti. Rupanya dia udah berhasil melepas Clana Dalam ku, dan krang sedang terperangah melihat kontol yang berdiri dengan bebas dan menunjukkn ukuran sebenarnya.

“Tante.. ngapain berhenti?” aku beranikn diri bertnya ke Tante, dan rupanya ini mengagetknnya.
“Eh.. anu.. ini lho, punya kmu kok bisa segitu ya..?” agak tergagap juga Tante merespon pertnyaanku.
“gak panjang banget, tapi gemuknya itu lho.. bikin Tante merinding” sambil tersenyum dia ngoceh lagi.
Tante masih terkesima dengan kontol-ku yang mempunyai panjang 15 cm dengan diameter empat cm.
“Emangnya punya om gak segini? ya udah Tante boleh ngelakuin apa aja sama kontol ku.” aku ingin agar Tante memulai ini secepatnya.

“EEhhmm, iya deh.” Lalu Tante mulai menjilat ujung kontol-ku. Ada sensasi enak dan nikmat ketika lidah Tante mulai beraksi naik turun dari ujung sampe pangkal kontol. “AAAaahhh.. enak Tante, terusin hh.” aku mulai meracau. Lalu aku tarik kepala Tante Mona sampe sejajar dengan kepalaku, kami berciuman lagi dengan ganasnya. Lebih ganas dari ciuman yang pertama tadi. tnganku beraksi lagi, kali ini berusaha untuk melepas Clana Dalam Tante Mona. Akhirnya sambil menggigit2 kecil puting toketnya, aku berhasil melepas penutup satu2nya itu. Tiba2, Tante merubah posisi dengan duduk di atas dadaku. Sehingga terpampang jelas memeknya yang tertutup rapat dengan rambut yang dipotong rapi berbentuk segitiga.

“Ayo Ir, gantian kmu boleh melakukn apa saja terhadap ini.” Sambil tngan Tante mengusap
memeknya.
“OK Tante” aku langsung mengiyakn dan mulai mengecup memek Tante yang bersih.
“SStttt,,,OOOOhhh” Tante mulai melenguh pelan ketika aku sentuh klitorisnya dengan ujung lidahku.
“EEEhEEhhmmmm,,. enak Ir, terus Ir.. yyeesss,,,sssttt,,” Tante mulai berbicara tidak teratur.
Semakin dalam lidahku menelusuri liang memek Tante. Semakain kacau pula omongan Tante Mona.

“aaAAAaahhhHHH ,,Ir..ssttt..Irr aku mau keluar.” Tante mengerang dengan keras.
“AAAaahhh..” erangan Tante keras sekali, sambil tubuhnya dilentingkn ke kebelakng.
Rupanya Tante udah mencapai puncak. aku terus menghisap dengan kuat memeknya, dan Tante masih berkutat dengan perasaan enaknya.
“EEhhmm..kmu pintar Ir. gak rugi Tante punya keponakan seperti kamu. kmu bisa jadi pemuas Tante nih, kalau om kamu lagi luar kota. Mau kn?” dengan manja Tante memeluk tubuhku.

“Ehh, gimana ya Tante..” aku ngomgong sambil melirik ke kontol ku sendiri.
“Oh iya, Tante sampe lupa. Maaf ya” Tante sadar kalau kontol ku masih berdiri tegak dan blum puas.

cerita ngentot ~ Dipegangnya kontol ku sambil bibirnya mengecup dada dan perutku. Lalu dengan lembut Tante mulai mengocok kontol. Setelah lebih kurang 15 menit Tante berhenti mengocok.
“Ir, kok kmu blum keluar juga. Wah selain besar ternyata kuat juga ya.” Tante heran krna blum ada tnda2 mau keluar sesuatu dari kontolku. Tante bergeser dan terlentng dengan kaki dijuntaikn ke lantai. aku tnggap dengan bahasa tubuh Tante Mona, lalu turun dari tempat tidur. aku jilati kedua sisi dalam pahanya yang putih mulus. Bergantian kiri-knan, sampe akhirnya dipangkal paha. dengan tiba2 aku benamkn kepalaku di memeknya dan mulai menyedot. Tante menggelinjang tidak teratur, kepalanya bergerak ke kiri dan knan menahan rasa nikmat yang aku berikn.

Setelah memek Tante basah, Tante melebarkn kedua pahanya. aku berdiri sambil memegang kedua pahanya. aku gesek-gesekkn ujung kontol ke memeknya dari atas ke bawah dengan pelan. Perlakuanku ini membuat Tante semakin bergerak dan meracau tidak karuan.
“Tante siap ya, aku mau masukin kontol” aku memberi peringatn ke Tante.

“Cepetn Ir, ayo.. Tante udah gak tahan nih.” Tante langsung memohon agar aku secepatnya memasukkn kontol. dengan pelan aku dorong kontol ke arah dalam memek Tante Mona, ujung kepalaku mulai dijepit bibir memeknya. Lalu perlahan aku dorong lagi hingga separuh kontol krang udah tertncap di memeknya. aku hentikn aktifitasku ini untuk menikmati moment yang sangat enak. Pembaca cobalah lakukn ini dan rasakn sensasinya. Pasti Anda dan pasangan akn merasakn sebuah kenikmatn yang baru.
“Ir, kok rasanya nikmat banget.. kmu pintar AAAaahhh.. sssstttt” Tante berbicara sambil merasa keenakn.

“AAAaahhh.. sssstttt mm, Tante ini cara Iman agar Tante juga merasa enak” aku membalas omongan Tante.
Lalu dengan hentakn lembut aku mendorong semua sisa kontol ke dalam memek Tante.
“AAAaahhh..” kami berdua melenguh.
Kubiarkn sebentar tnpa ada gerakn, tetapi Tante rupanya udah tidak tahan. Perlahan dan semakin kencang dia menggoyangkn pinggul dan pantatnya dengan gerakn memutar. aku juga mengimbanginya dengan sodokn ke depan. memek
Tante Mona ini masih kencang, pada saat aku menarik kontol bibir memeknya ikut tertarik.

“Cplok.. Cplok.. Cplokk” suara benturan pahaku dengan paha Tante Mona semakin menambah rangsangan.
Sepuluh menit lebih kami melakukn gaya tersebut, lalu tiba-tiba Tante mengerang keras “AAAaahhh.. Ir Tante nyampai lagi”

Pinggulnya dirapatkn ke pahaku, kali ini tubuhnya bergerak ke depan dan merangkul tubuhku. aku kecup kedua toketnya. dengan kontol masih menancap dan dijepit memek yang berkedut dengan keras. dengan posisi memangku Tante Mona, kami melanjutkn aksi. Lima belas menit kemudian aku mulai merasakn ada desakn panas di kontol.
“Tante, aku mau keluar nih, di mana?” aku bertanya ke Tante.
“Di dalam aja Ir, Tante juga mau lagi nih” sahut Tante sambil tubuhnya digerakkn naik turun.
Urutn memeknya yang rapat dan ciuman-ciumannya akhirnya pertahananku mulai bobol.
“AAAhhhh.. Tante aku nyampai”.

“aku juga Ir.. AAAaahhh” Tante juga meracau.
aku terus semprotkn cairan hangat ke memek Tante. setelah delapan semprotn Tante dan aku bergulingan di di kasur. Sambil berpelukn kami berciuman dengan mesra.
“Ir, kmu hebat.” puji Tante Mona.
“Tante juga, memek Tante rapet sekali” aku balas memujinya.
“Ir, kmu mau kn nemani Tante selama om pergi” pinta Tante.
“Mau Tante, tapi apa Tante gak takut hamil lagi kalau aku selalu keluarkan di dalam?” aku balik bertnya.
“gak apa2 Ir, Tante masih ikut KB. Jangan kuatir ya sayang” Tante membalas sambil tngannya mengelus dadaku.

End by Critahot.netCerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngewe, Cerita Sange, Cerita Panas, Cerita Bokep Indonesia.

lihat juga cerita sex sebelumnya yang bikin kamu horny berjudul Cerita Seru Nikmat Kontol Disepong Sampai Crot.

Pencarian terkait:

  • cerita sex tante di tinggal suami
  • ketagihansex
  • cerita sek elkingkuh duami pergi
  • cerita seks kuentot tanteku yang ditinggal bekerja
  • Cerita selingkuh ditinggal pergi
Itil Education Training ITIL
Tante Ketagihan Sex Saat Ditinggal Suami Pergi
by: | 5